Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian ( BBP Mektan), Serpong telah memodifikasi Mesin Pengering Tipe Lorong yang semula menggunakan bahan bakar Gas LPG, menjadi menggunakan bahan bakar briket batubara. Hal ini dilakukan karena harga Gas LPG semakin mahal sehingga tidak ekonomis lagi. Pembuatan tungku batubara dilaksanakan di Laboratorium Perekayasaan BBP Mektan, Serpong dan perakitan modifikasi dalam rangka introduksi dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2006 di Kelompok Tani/Ternak ANDINI MUKTI di Desa Poncosari – Srandakan, Bantul D.I. Yogyakarta.
Kelompok Ternak ini untuk sementara sudah mengelola ternak Sapi sebanyak 86 ekor dan akan terus dikembangkan. Mesin Pengering Tipe Lorong dengan bahan bakar batu bara ini dipergunakan untuk mengeringkan ampas kelapa dan ampas tahu (bungkil) sebagai bahan campuran pakan ternak (Sapi). Dari hasil uji coba di kelompok ternak tersebut didapatkan hasil sebagai berikut : Ampas Kelapa dari kadar air sekitar 40 % menjadi sekitar 15 %, dan memerlukan waktu 8 – 10 jam serta menghabiskan 8 – 12 briket batu bara setara Rp.15.000,- (BBP Mektan)
Keunggulan Mesin ini :
- Kadar air seragam
- Pengeringan semi Continuous
- Hemat energi
- Mudah dalam pengoperasian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar